Lebih Prioritas yang Mana, Membangun Kota atau Memindahkan Ibu Kota?

TANGSELXPRESS- Saat ini, pemerintah tengah berproses memindahkan ibu kota dari DKI Jakarta ke Pulau Kalimantan dengan sebutan Ibu Kota Nusantara (IKN). Selain alasan populasi yang padat, pemerintah mengatakan pemindahan ibu kota negara ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan merata termasuk di Kawasan Timur Indonesia.

Jadi alasan utama dibangunnya IKN adalah pemerataan baik dari sisi ekonomi, penduduk maupun pembangunan. Namun, rencana pembangunan ini menuai pro dan kontra dari masyarakat Indonesia.

Lalu, lebih prioritas yang mana, membangun dan membenahi kota eksisting atau memindahkan ibu kota?

Dr. Phil., Ir. Rino Wicaksono, ST, MArchUD, MURP, seorang akademisi yang juga pakar pembangunan wilayah mengatakan membangun kota bisa dari tanah kosong lalu kemudian dibangun menjadi satu kota baru ( new planned city) atau bisa juga suatu kota yang sudah terbangun tanpa perencanaan yang komprehensif, kurang berkualitas dan tidak terintegrasi kemudian diatur sistemnya menjadi lebih baik, ini juga bisa disebut membangun kota atau kawasan perkotaan.

“Jadi kota yang sudah eksis dibangun menjadi lebih baik itu membangun kota juga, to develop the city. Melakukan revitalisasi kota itu juga adalah kegiatan membangun kota,” ujar pria yang juga pernah menjadi Ketua Tim Advisori Dirjen Cipta Karya KemenPUPR dan Ketua Tim Percepatan Pembangunan Infrastruktur Prioritas pada 10 Destinasi Pariwisata Prioritas Nasional.

Rino melanjutkan, untuk membangun kota dari nol atau disebut well planned city memerlukan perencanaan yang bagus, menarik dan membuat orang mau pindah dari comfort zone-nya.

Artikel Lebih Prioritas yang Mana, Membangun Kota atau Memindahkan Ibu Kota? pertama kali tampil pada tangselxpress.com.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *