Terkait Kebakaran Depo Plumpang, DPR Sebut akan Panggil Pertamina

RADARTANGSEL – Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Plumpang, Jakarta Utara dilanda kebakaran hebat pada Jumat (3/3) malam.

Pada peristiwa tersebut, belasan orang dikabarkan meninggal dunia serta puluhan orang mengalami luka-luka hingga harus dirawat ke Rumah Sakit.

Selain itu, akibat kebakaran tersebut warga di dua rukun warga (RW) pun dilaporkan harus kehilangan rumahnya gegara hangus terbakar.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, pihaknya akan memanggil Pertamina untuk mengevaluasi insiden kebakaran di TBBM Plumpang.

Dasco menjelaskan, dalam rangka evaluasi-evaluasi tersebut, Komisi VII akan mendengar atau memanggil mitranya yaitu Pertamina.

“Untuk kemudian mendengarkan bagaimana keadaan yang sesungguhnya,” terang Dasco di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (3/3).

Dasco menambahkan, Komisi VII DPR akan melakukan kunjungan langsung ke lokasi kejadian kebakaran yang rencananya diadakan dalam waktu dekat.

“Kejadian yang seharusnya bisa kita hindari, namun karena sudah terjadi memang sebaiknya kita adakan evaluasi-evaluasi,” ujarnya.

Dasco pun turut menyampaikan duka cita dan keprihatinannya terhadap masyarakat sipil yang terdampak atas musibah kebakaran akibat bocornya pipa di TBBM Plumpang.

Terkait evaluasi insiden kebakaran Depo Pertamina Plumpang yang dilakukan juga oleh direksi Pertamina, Dasco menyebut, hal itu menjadi kewenangan dari Kementerian BUMN.

“Itu tentunya kewenangan dari menteri BUMN, yang mungkin nanti dalam evaluasi-evaluasi bersama mitra kerja atau bersama Komisi VII juga akan mendapatkan masukan dari Komisi VII,” bebernya.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan Pertamina siap memindahkan TBBM Plumpang di Koja, Jakarta Utara, ke tanah milik Pelindo.

“Kami sudah rapat bahwa TBBM (Plumpang) akan kami pindahkan ke tanah milik Pelindo,” ujar Erick dalam keterangannya di Jakarta, Senin (6/3).

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *