TANGSELXPRESS- Berlebihan dalam mengonsumsi gula dan garam berisiko menimbulkan masalah pada kesehatan. Namun, di antara keduanya, mana yang lebih berbahaya?
Dari laman HelloSehat disebutkan pada dasarnya, kelebihan asupan apa pun tak baik buat kesehatan Anda. Namun, gula disebut-sebut lebih banyak menimbulkan masalah kesehatan jika dikonsumsi berlebihan.
Pasalnya, menurut riset dalam Indian Journal Of Endocrinology And Metabolism (2018), asupan gula tinggi berkaitan dengan meningkatnya risiko obesitas, penyakit perlemakan hati, sindrom metabolik, kanker, hingga kematian.
Salah satu jenis gula yang paling berbahaya bagi kesehatan adalah fruktosa. Situs Samaritan Health Service juga mengungkapkan bahwa gula dapat lebih berbahaya karena konsumsinya bisa mencapai 7 kali lipat dari yang dianjurkan.
Sementara itu, konsumsi garam berlebih hanya mencapai 1,5 kali lipat dari takaran yang direkomendasikan.
Meski begitu, bukan berarti mengonsumsi garam berlebih artinya lebih aman. Riset dalam jurnal yang sama mengemukakan adanya risiko akibat asupan garam berlebih, seperti hipertensi, penyakit jantung, hingga gagal ginjal.
Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mengonsumsi keduanya secara wajar agar terhindar dari berbagai masalah kesehatan.
Gula dan garam sebenarnya dibutuhkan dalam jumlah terbatas untuk membantu tubuh agar berfungsi dengan baik.
Artikel Mana yang Lebih Berbahaya Antara Gula dan Garam? pertama kali tampil pada tangselxpress.com.






