RADARTANGSEL – Korban meninggal dunia pada peristiwa kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara bertambah.
Danramil 01 Koja Mayor Infantri Ikhwan mengatakan, data terbaru dari Posko Tanggap Darurat Koramil ada 19 orang dilaporkan meninggal dunia.
“14 orang dewasa dan lima anak-anak,” kata Ikhwan di Jakarta Utara, Minggu (5/3).
Ikhwan menjelaskan, selain 19 yang meninggal dunia ada tiga anak berusia belasan tahun masih dalam pencarian.
Tiga anak tersebut dinyatakan hilang akibat terpisah dari orang tuanya saat menyelamatkan diri.
“Diketahui anak mereka saat itu tengah mengaji di TPA yang lokasinya berdekatan dengan meledaknya Depo Pertamina Plumpang,” terangnya.
Menurut dia, Koramil bersama Polri, pemerintah daerah serta pihak terkait masih melakukan pencarian korban yang belum ditemukan.
“Ada juga dari TNI Angkatan Laut, perusahaan hingga Pertamina beri bahan makanan, minuman dan bantuan kesehatan,” tandasnya.
Diketahui, Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara, mengalami kebakaran pada Jumat (3/3) malam.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat 17 orang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
Selain itu, terdapat 49 orang luka berat serta dua orang dilaporkan mengalami luka ringan.






