TANGSELXPRESS – Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus berupaya memperbaiki rumah tak layak huni (RUTLH) melalui program bedah rumah. Pada tahun ini, Pemkot Tangsel menargetkan untuk memperbaiki 500 rumah tak layak huni. Wali Kota Benyamin Davnie mengatakan hal tersebut saat menghadiri sosialisasi persiapan pelaksanaan bedah rumah di Kecamatan Serpong Utara.
Benyamin Davnie mengatakan bahwa program ini merupakan tanggung jawab Pemkot Tangsel untuk memastikan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik. Di Serpong Utara sendiri, terdapat 25 unit rumah yang akan dibedah, dengan rincian 1 unit di Kelurahan Jelupang, 6 unit di Lengkong Karya, 4 unit di Pakualam, 1 unit di Pakujaya, 6 unit di Pakulonan, 5 unit di Pondok Jagung, dan 2 unit di Pondok Jagung Timur, jumat 10 Maret 2023.
Selain program perbaikan RUTLH, Pemkot Tangsel juga akan membangun 1.800 tangki septik di tujuh kecamatan di Tangerang Selatan. Menurut Benyamin, program ini juga penting karena akan membantu masyarakat dalam memperbaiki sanitasi di rumah mereka.
“Pemkot Tangsel akan terus berupaya memperbaiki kualitas hidup masyarakat, terutama yang berada di RUTLH. Ia berharap program ini dapat membantu masyarakat untuk memiliki rumah yang layak huni dan lingkungan yang sehat dan bersih,”terang Benyamin Davnie.
“Program bedah rumah dan pembangunan tangki septik ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Tangsel dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat dapat hidup lebih nyaman dan sehat,”ujarnya.
Artikel Komitmen Pemkot Tangsel dalam Menjaga Kesejahteraan Masyarakat Melalui Program Bedah Rumah dan Tangki Septik pertama kali tampil pada tangselxpress.com.






