TANGSELXPRESS – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) melakukan penataan jalan dan drainase di wilayah RW 09 Kelurahan Jombang, Ciputat, Tangsel.
Kepala Disperkimta Kota Tangsel, Aries Kurniawan menerangkan bahwa pembangunan atas penanganan kawasan kumuh di Ciputat ini dilakukan akibat sering terjadinya genangan di lokasi.
“Daerah ini memang dari dulu selalu tergenang maka kami sepakat dengan warga sekitar untuk menaikan level jalan tersebut,” ujar Aries dalam keterangan yang diterima, Sabtu (12/8).
Ia memaparkan, kondisi awal existing di kelurahan Jombang RT 03 RW 08 memiliki sistem drainase yang berada di bawah permukaan jalan utama yang kecil. Maka dari itu warga melalui RT dan RW meminta lokasi tersebut untuk ditangani.
“Adapun di area tersebut ada pembuangan saluran dari rumah-rumah warga yang kondisi existing-nya di bawah dari elevasi ke saluran pembuangan utama. Maka dari itu kami menangani lokasi tersebut, dikarenakan lokasi tersebut dengan existing di bawah elevasi, maka kami melaksanakan untuk penanganan salurannya ditinggikan,” jelasnya.
Hal tersebut dilakukan agar air buangan dapat mengalir ke saluran utama. Sehingga nantinya, genangan air diharapkan tak akan terjadi kembali.
“Level permukaan jalan sudah kami ukur dan disepakati RT, RW, BKM (Badan Keswadayaan Masyarakat), dan warga setempat. Bahwa (permukaan jalan-red) tidak akan melebihi level lantai rumah sekitar,” terang Aries.
Selain penataan jalan, Aries menyebut, pihaknya juga melakukan penataan drainase. “Kondisi existing di RT 08 RW 09, dan pembuang drainase utama di RT 03 RW 09,” paparnya.
Aries menjelaskan, penataan drainase di lokasi tersebut dilakukan lantaran kondisi saluran awal berada di bawah saluran sekunder atau limpasan.
“Sehingga kami bersama pelaksana mencoba mengukur elevasi lokasi tersebut dengan kemiringan 2% itu untuk lokasi tersebut dengan kondisi sekarang untuk pasangan U-Ditch. Kemudian untuk pasangan jalannya kita akan sesuaikan dengan ketinggian U-Ditch. Maka ada pengurukan leveling agar lebar jalan bisa seperti kondisi semula,” jelasnya.
Bahkan penanganan salurannya ditinggikan. “Kami melaksanakan untuk penanganan salurannya ditinggikan agar air dari saluran rumah warga bisa tersalurkan ke saluran utama,” sambungnya.
Saat ini, pengerjaan penataan jalan dan drainase tengah dimulai dengan target pengerjaan sesuai kontrak selama 180 hari.
Artikel Kerap Tergenang, Pemkot Tangsel Lakukan Penataan Jalan dan Drainase di Jombang pertama kali tampil pada tangselxpress.com.






