RADARTANGSEL – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan telah melakukan penggeledahan di Gedung DPRD DKI Jakarta pada hari ini, Selasa (17/1) petang.
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menyatakan, dirinya mendukung langkah penyelidikan KPK termasuk penggeledahan gedung DPRD DKI Jakarta.
“Sebagai Ketua DPRD saya mendukung sepenuhnya proses penyelidikan yang dilakukan KPK,” kata Prasetyo dalam keterangannya, Selasa (17/1)
Prasetyo mengaku, dirinya belum mengetahui pasti penyelidikan yang dilakukan tim KPK dalam perkara apa.
Dia juga memastikan, seluruh proses penganggaran di DPRD DKI Jakarta dilakukan secara transparan dan terbuka untuk umum.
“Semua rapat Banggar saya buka, terbuka untuk umum, siapa pun bisa menyaksikan. Dalam hal ini pelaksanaan anggaran sepenuhnya dilakukan eksekutif, DPRD menjalankan proses penganggaran tanpa melakukan intervensi,” ucapnya.
Hingga saat ini, akses masuk ke Gedung DPRD DKI Jakarta masih dijaga petugas pengaman dalam (Pamdal) DPRD DKI Jakarta, dan awak media tidak diberikan akses untuk masuk meliput kegiatan tersebut.
Dari kabar yang beredar, petugas KPK melakukan penggeledahan di lantai 4, lantai 8 dan lantai 10 Gedung DPRD DKI Jakarta.
Lantai 10 Gedung DPRD DKI Jakarta diketahui merupakan lantai di mana ruangan Prasetyo Edi Marsudi berada.
Penggeledahan ini sendiri dikabarkan berhubungan dengan kasus dugaan korupsi dalam pengadaan lahan Pulogebang.
