RADARTANGSEL – Motif sementara kasus pembunuhan dua wanita yang mayatnya dicor semen di Bekasi, Jawa Barat, terungkap.
Dua korban wanita tersebut masing berinisial YP (48) dan HP (47). Sedangkan pelaku berinisial P.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, motif sementara kasus pembunuhan itu soal utang piutang.
“Adanya masalah utang-piutang terkait bisnis jual-beli besi,” terang Trunoyudo di Jakarta, Kamis (9/3).
Trunoyudo menjelaskan, salah satu korban yakni HP tidak mengenal tersangka dan kebetulan hanya mengantarkan YP ke tempat P.
“Jadi korban HP ini hanya mengantarkan YP ke rumah P, ” bebernya.
Sebelumnya, ditemukan dua mayat perempuan berinisial HP (47) dan YP (48) di Jalan Nusantara RT11/RW22, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi dalam keadaan dicor pada Senin (27/2) lalu.
Selain mayat dua perempuan, polisi juga menemukan seorang lelaki berinisial P yang diduga pengontrak rumah dengan kondisi luka di bagian tangan dan akhirnya meninggal.
Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing Andari menjelaskan, tersangka P merupakan karyawan di tempat penjualan besi.
“Tersangka P lalu mengajak korban YP untuk bergabung, dengan keuntungan bagi hasil, ” kata Erna, Kamis (9/3).
Erna menjelaskan, YP pernah meminta duit ke suaminya untuk menyimpan dana di P, sehingga suaminya mengetahui kalau almarhum istrinya berada rumah P.
Karena tergiur untung yang cukup besar, YP juga mengajak pula teman sekolahnya untuk ikut menanam modal pada tersangka P.
“Masing-masing korban sempat diberikan hasil keuntungan sebesar Rp 5 juta oleh P dari hasil investasi tersebut,” bebernya.
Erna menambahkan, karena ada uang temannya yang diinvestasikan ke P, YP memiliki beban untuk mengembalikan uang yang sudah dititip kepadanya.
Menurut Erna, atas dasar beban tersebut YP kemudian menagih kepada tersangka P.
“Tersangka P kemudian membunuh korban dan juga temannya yang ikut mengantarkan, lalu setelah itu dia melakukan bunuh diri,” pungkasnya.

