TANGSELXPRESS– Berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang diterbitkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), terdapat sekitar 113 juta orang atau 56,45 persen pemilih pada kelompok Milenial dan Generasi Z. Jika dirinci, terdapat sekitar 66,8 juta generasi Milenial dan sekitar 46,8 juta Gen Z.
Generasi muda saat ini memiliki pendekatan yang berbeda dengan generasi 10 hingga 20 tahun yang lalu dalam memilih calon presiden, dan permasalahan yang menurut mereka perlu mendapat perhatian serius juga mungkin berbeda.
Posisi Generasi Z dalam DPT Pemilu 2024 menempati posisi kedua setelah Generasi Millenial.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2020 menyebut bahwa Generasi Z adalah populasi paling besar jumlahnya di Indonesia, yaitu sebesar 27.94 persen.
Menurut Pew Research Center, Generasi Z adalah generasi yang lahir dari tahun 1997 hingga 2012 (Dimock, 2019). Generasi Z akan menjadi generasi yang paling berpengaruh di masa depan.
Dalam konteks kepemiluan, Generasi Z juga akan menjadi generasi yang paling berpengaruh suaranya.
Lalu, bagaimana cara yang tepat untuk meraih suara generazi Z dalam partisipasi politik khususnya pemilu 2024?
Dr. Phil., Ir. Rino Wicaksono, ST, MArchUD, MURP punya pendapat bahwa cara yang paling tepat untuk menjangkau generasi Z adalah melalui media yang paling mereka sukai, yaitu media sosial digital, seperti Tik-Tok, Instagram, Facebook dan Snacks Video.
Artikel Begini Cara Rino Wicaksono Gaet Suara Kaum Generasi Z pertama kali tampil pada tangselxpress.com.






