RADARTANGSEL – Aset milik para pelaku terduga pembunuh berantai Wowon, Duloh dan Dede Solehudin ditelusuri Polda Metro Jaya.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, dari penelusuran tersebut nantinya akan terlihat bukti-bukti aliran dana.
“Ini akan terlihat. Jadi, ini dilakukan juga secara teknis, prosedur dan scientific, ilmiahnya tentu akan ada catatan buku rekening, ” kata Trunoyudo di Jakarta, Rabu (25/1).
Menurut dia, melalui penelusuran itu akan terlacak sejak kapan para korban mulai mengirimkan sejumlah uang dan berapa banyak jumlah korban penipuan.
“Ini tentu proses penyelidikan masih belum selesai. Sehingga nanti keakuratannya bisa dipertanggungjawabkan,” ucap Trunoyudo.
Namun, Trunoyudo belum bisa menjabarkan mengenai berapa jumlah uang yang dikirim ke Wowon.
“Sudah terdata, tapi masih dalam pendalaman penyidik. Kita tunggu hasilnya,” jelas Trunoyudo.
11 TKW Jadi Korban Wowon dkk
Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah mengungkap penipuan terhadap 11 tenaga kerja wanita (TKW) sebagai korban para tersangka pembunuhan berantai di Bekasi, Garut dan Cianjur yakni Wowon dan kawan-kawan.
Tiga dari korban sudah bersedia dimintai keterangan ke Polda Metro Jaya, empat masih berada di luar negeri sedangkan sisanya masih dalam pencarian.






