Videonya Hina Islam dan Rasul, PBNU Desak Polisi Usut Konten Sunnah Nabi

TANGSELXPRESS – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Ahmad Fahrur Rozi mengecam adanya kanal YouYube dengan nama Sunnah Nabi yang kontennya berisi video-video animasi yang melecehkan nabi Muhammad. Dengan tegas, ia pun meminta kepada Bareskrim Polri untuk menindak tegas penyebar video YouTube yang diduga menghina Islam dan Rasulullah SAW itu.

“Kita mengecam keras siapapun yang membuat video animasi yang melecehkan Rasulullah SAW, manusia paling mulia dan paling dihormati umat Islam di muka bumi,” ungkap Ahmad Fahrur Rozi kepada awak media seperti dikutip, Jumat (18/8).

“Kita mendorong agar Bareskrim Polri segera bertindak cepat mengusut dan menindak tegas siapa pelaku dan pengedar video tersebut,” lanjutnya.

Gus Fahrur -sapaan Ahmad Fahrur Rozi- mengatakan, konten video itu telah menghina Nabi Muhammad SAW dan Islam. Dia menilai video tersebut bisa membuat marah umat Islam dan merusak suasana kondusif di dalam negeri jelang Pemilu 2024.

“Video sampah seperti itu berpotensi merusak suasana kondusif dan keamanan negara yang mulai sibuk dengan urusan pemilu. Jangan sampai umat Islam marah dan bergejolak seperti api disiram bensin,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah kanal akun YouTube bernama Sunnah Nabi menampilkan konten membahas soal keagamaan. Kanal tersebut diduga memuat konten yang menghina Nabi Muhammad.

Kanal tersebut berisi berbagai video animasi yang menceritakan seputar Nabi Muhammad dan juga kegiatannya. Kanal tersebut terlihat memiliki sekitar 5.960 pengikut atau subscriber dengan 29 video.

Terkait dengan video dugaan penghinaan Nabi Muhammad tersebut, Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri langsung bergerak menyelidiki akun tersebut.

“Sedang berproses (penyelidikan),” ujar Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Pol Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, Jumat (18/8).

Artikel Videonya Hina Islam dan Rasul, PBNU Desak Polisi Usut Konten Sunnah Nabi pertama kali tampil pada tangselxpress.com.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *