Terseret Kasus Penganiayaan Anak Ditjen Pajak Jaksel, Kemenkeu Angkat Bicara

TANGSELXPRES – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) ikut kebakaran jenggot soal adanya kabar penganiayaan yang dilakukan oleh anak salah satu pegawai DJP Jakarta Selatan. Kemenkeu pun ikut mengecam penganiayaan yang menyeret gaya hidup pegawai pajak.

Dirjen Pajak, Suryo Utomo mengecam tindakan kekerasan dan tidak menyetujui gaya hidup boros dan pamer kekayaan anggota stafnya. Hal tersebut disampaikan Suryo Utomo melalui konferensi pers secara daring, Kamis 23 Februari 2023.

“Gaya hidup boros tidak sesuai dengan nilai-nilai organisasi. Gaya hidup mewah juga dapat mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah, khususnya DJP,” terang Suryo Utomo.

Dengan begitu, Suryo berpendapat, pihaknya bersimpati kepada korban penganiayaan dan menegaskan kesediaannya untuk bekerja sama dengan otoritas hukum guna menyelesaikan kasus tersebut.

Suryo menjamin DJP akan melakukan pemeriksaan secara mendalam sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku terkait pengaduan masyarakat terkait harta kekayaan pegawai yang belum terungkap.

“Investigasi atas masalah ini sekarang sedang dilakukan oleh otoritas hukum. Kami siap berkolaborasi, berkolaborasi, dan mendukung,”jelasnya.

Terpisah, Juru Bicara Kementerian Keuangan, Yustinus Prastowo pun menjelaskan, pegawai DJP tersebut saat ini sedang menjalani pemeriksaan internal. Kementerian Keuangan menyatakan secara konsisten mengambil tindakan disipliner terhadap pegawai yang terlibat korupsi dan pelanggaran integritas.

Artikel Terseret Kasus Penganiayaan Anak Ditjen Pajak Jaksel, Kemenkeu Angkat Bicara pertama kali tampil pada tangselxpress.com.

Related posts