Tak Direstui Ikut Pilkada Tapanuli Selatan, Pria di Batam Bunuh Istri secara Keji

TANGSELXPRESS – AY (46) tega membunuh istrinya TRH (60). Polisi mengungkapkan, motif pembunuhan yang menimpa mantan direktur RSUD Padang Sidempuan itu karena AY sakit hati karena TRH menolak mendukungnya ikut Pilkada Tapanuli Selatan.

Kepala Polresta Barelang, Kepuluan Riau, Kombes Pol. Nugroho Tri Nuryanto mengatakan, motif pelaku membunuh korban ada dua. Yang pertama, karena tersangka ini ingin maju pencalonan bupati Tapanuli Selatan.

“Dia ini ingin mendapat dukungan dari korban berupa modal untuk maju pencalonan bupati Tapanuli Selatan, tetapi istrinya tidak menyetujui. Sedangkan motif yang kedua, untuk menguasai harta korban berupa sertifikat, uang, dan kendaraan,” kata Nugroho di Batam, Kepulauan Riau, Rabu.

Nugroho menjelaskan, tidak disetujuinya tersangka untuk mencalonkan diri sebagai bakal calon bupati Tapanuli Selatan itu ialah karena tersangka meminta sejumlah uang cukup banyak kepada korban.

“Jadi, dari yang disebutkan tersangka, dia ini meminta uang Rp50 miliar untuk mendukung ikut pencalonan menjadi bupati,” jelas Nugroho.

Dari hal itu, tersangka kemudian terpicu untuk membunuh korban. Dari kasus tersebut, diketahui juga bahwa tersangka dan korban merupakan pasangan suami istri yang baru menikah pada tahun 2021.

Artikel Tak Direstui Ikut Pilkada Tapanuli Selatan, Pria di Batam Bunuh Istri secara Keji pertama kali tampil pada tangselxpress.com.

Related posts