RADARTANGSEL – Satu keluarga yang terdiri dari ibu dan dua orang anaknya tewas diduga keracunan di sebuah rumah kontrakan di Kampung Ciketing, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi.
Identitas para korban tewas:
Ai Maemunah (40 tahun), seorang ibu;
M. Ridwan Abdul Muiz (18), anak Ai Maemunah;
M. Ruswandi (15), anak Ai Maemunah.
Ai Maemunah telah menikah dua kali. Pernikahan pertama adalah dengan Didin (45), dan melahirkan dua anak yakni Ridwan dan Ruswandi yang tewas itu.
Setelah bercerai dengan Didin, Ai Maemunah menikah dengan Wowon (54) yang merupakan ayah tirinya. Dari pernikahan kedua ini ada dua anak lain.
Didin, yang hadir di pemakaman Ai Maemunah dan anak-anaknya, itu mengatakan sangat terpukul dan tidak percaya kedua anak laki-laki dan mantan istrinya itu tewas dengan tidak wajar.
Didin meminta polisi mengusut dan mengungkapkan kasus kematian keluarganya itu karena banyak kejanggalan terutama soal keberadaan Wowon hingga kini tidak diketahui keberadaannya.
“Saat ditemukan kata kepolisian, para korban dalam kondisi lemas dan mulut berbusa. Memang dugaannya keracunan, tapi saya yakin ini ada keterlibatan dari suami mantan istri saya, Wowon,” kata Didin, Jumat (13/1).
Kakak Ai Maemunah, Nanang, mengungkapkan sosok Wowon.
“Ai ini menikah dengan bekas ayah tiri atau mantan suami dari ibu kandungnya yang telah meninggal dunia. Keputusan ini yang membuat keluarga besar kecewa, sehingga adik saya ini jarang sekali berkomunikasi dengan keluarga besar. Wowon ini memang diketahui bukan pria baik dan memiliki banyak utang,” kata Nanang.